Review: Motorola Droid RAZR XT910

Motorola yang sekarang kabarnya sudah menjadi bagian dari Google beberapa waktu lalu, meluncurkan sebuah produk Android smartphone yaitu Droid RAZR. Sebenarnya RAZR sudah menjadi brand Motorola sejak lama, tetapi RAZR sekarang dikemas dengan platform Android.
Hadir di meja saya beberapa hari lalu sebuah Motorola Droid RAZR yang sepertinya haram apabila saya diamkan saja di dalam laci. Dengan kesempatan ini saya sudah test pemakaian dalam beberapa hari dan saya coba tuangkan menjadi sebuah tulisan agar teman-teman juga mengetahui apa kelebihan dari Motorola Droid RAZR ini. Mudah-mudah menjadi tertarik untuk membelinya. Mari simak tulisan saya dibawah ini.




Melihat dari bentuknya yang tipis dan ringan, tidak salah sekilas kalau saya katakan mirip dengan salah satu produk Android Smartphone dari negeri ginseng. Meskipun bukan yang tertipis di dunia, tetapi untuk bentuk memang berbeda jauh. Pada sisi layar yang sudah full dengan layar touch screen, membuat Droid RAZR terlihat ringkih. Tetapi jangan salah, karena casing dari Motorola Droid RAZR ini terbuat dari bahan Kevlar.  LCD Droid RAZR pun berbahan Gorilla Glass, sehingga kesan ringkih pun menjadi hilang. Pada bagian belakang terdapat motif  karbon kevlar sehingga terlihat sophisticated. Disekelilingnya dikelilingi bezel berwarna black chrome yang terlihat tipis karena memang bentuknya yang tipis. Pada sisi kanan terdapat tombol power dan volume, sisi kiri terdapat slot memory card dan slot MicroSIM Card kebetulan Droid RAZR tidak menggunakan SIM card biasa, pada sisi atas terdapat port HDMI, port microUSB dan juga headset jack 3.5mm. Sisi depan semua full touch screen terdapat tombol sentuh seperti menu, home, back dan search lalu masih di sisi depan diatasnya terdapat camera depan 1.3MP. Masuk ke sisi belakang terdapat camera belakang 8MP, LED Flash dan loudspeaker. Dengan dimensi 130.7 x 68.9 x 7.1 mm berat 127 g terasa nyaman ketika digenggam.
Bahan Kevlar yang digunakan rupanya menjadi salah satu daya tarik dari Droid RAZR ini. Karena sempat ketika melakukan pengetestan, Droid RAZR ini terjatuh dan terbanting sangat keras ke lantai. Tetapi hasilnya tidak terdapat penyok sedikitpun, lecetpun hampir tidak ada. Akhirnya kami test lagi dengan sengaja kami jatuhkan. Tetap aman tidak ada penyok dan baret yg berarti. Sangat cocok dengan pengguna yang kurang hati-hati dalam menggunakan smartphone
Layar Super AMOLED capacitive touchscreen, dapat menghasilkan 16 juta warna dengan resolusi qHD 540 x 960 pixels berukuran 4.3 inches sudah support multitouch dan Gorilla Glass. Layarnya yang cukup terang dancrisp membuat saya terkagum-kagum karena sudah super AMOLED. Tanpa menggunakan screen protector pun seharusnya aman dari goresan-goresan halus karena layarnya sudah terproteksi dengan bahan Gorilla Glass.
Pada tampilan layar di homescreen, sedikit berbeda dengan Android Motorola tipe sebelumnya. Sayang masih menggunakan OS Android 2.3.5 Gingerbread, belum mendapatkan ICS 4.0 tetapi akan mendapatkan ICS seharusnya melihat dari spesifikasi tinggi yang ditawarkan. Tampilan home screen khas Motorola Droid RAZR cukup user friendly. Dengan tampilan slide menu yang beranimasi menarik juga tidak membuat berat atau lag dalam pengoperasiannya.
Spesifikasi dari Motorola Droid RAZR ini adalah:
  • Android OS v2.3.5 (Gingerbread)
  • HSDPA 14.4 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps
  • 1.2 GHz dual-core processor,  PowerVR SGX540, TI OMAP 4430 chipset
  • Super AMOLED capacitive touchscreen, 16juta warna resolusi 540 x 960 pixels, 4.3 inches dengan Gorilla Glass
  • Rear Camera 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash
  • Front Facing camera 1.3 MP
  • HD Video Recording 1080p@30fps
  • 16 GB storage, 1GB RAM
  • Micro HDMI output
  • GPS
  • Bluetooth v4.0 with LE+EDR
  • WiFi
Untuk spesifikasi lengkap bisa dilihat di sini
Suara dari headset bawaan dan juga loudspeaker di sisi belakang, jangan dianggap remeh. Suara yang dihasilkan ketika bermain game, lagu MP3 dan juga film yang kami masukan ke MicroSD tidaklah mengecewakan. Didukung dengan layar Super AMOLED video HD yang kami coba hasilnya luar biasa bagusnya. Saya juga test untuk dihubungkan ke LED TV melalui HDMI port yang disediakan. Bersih, jernih, jelas dan tajam.
Motorola Droid RAZR ini menggunakan spesifikasi yang terbilang tinggi dikelasnya. Maka sepertinya ada yang kurang apabila tidak di benchmark. Berikut hasil benchmark-nya, silahkan dinilai sendiri apakah hasilnya memuaskan?


Dicoba untuk bermain game, karena spesifikasi tinggi diajak bermain game bukanlah suatu halangan. Ambil contoh game yang kami install yaitu Angry Birds seasons, Angry Gran, Fruit Slice dan  Need for Speed Hot Pursuit. Semua game yang kami coba tidak ada lag sedikitpun.



Camera 8MP Autofocus rupanya salah satu andalan dari Motorola Droid RAZR ini. Saya coba foto-foto yang. Berikut beberapa hasil foto-foto menggunakan Motorola Droid RAZR tanpa edit sedikitpun

Video Recording yang sudah support 1080p, alhasil cukup bagus hasilnya. Dalam pengcapture-an gambar dengan resolusi HD tidak patah-patah atau lag sama sekali. Tetapi noise ketika capture di indoor masih terlihat
Saya juga menggunakan fitur mobile hotspot yang memang sudah menjadi fitur standard di Motorola Droid RAZR. Dengan membuat koneksi hingga 5 perangkat secara bersamaan, tidak ada kendala sama sekali. Tetapi terasa sekali penggunaan baterai yang cukup cepat terkuras karena terhubung dengan 5 perangkat sekaligus.
Kembali lagi pertanyaan standard yang biasanya ditanyakan ketika ingin membeli sebuah smartphone, “pemakaian baterainya kuat berapa lama?”  Menggunakan baterai standard Li-Ion berkekuatan 1780 mAh, kebetulan saya push email milis aktif hingga 15 milis dengan kurang lebih postingan 700-1000 email perhari, saya ajak browsing, bermain game, twitter yang sangat aktif, Google+, facebook, Foursquare, foto-foto berikut dengan video recordingnya dan juga menggunakan mobile hotspotnya yang cukup sering. Pemakaian saya sangat berat dan bisa dikatakan abusive alhasil hanya 5 jam saja baterainya bertahan mulai dari 100% hingga 7%. Apakah termasuk boros penggunaan baterainya? Menurut saya tidak. Karena dengan pemakaian abusiveseperti itu wajar apabila hanya 5 jam pemakaian. Apabila pemakaian normal seharusnya bisa lebih jauh diatas 5 jam pemakaian.
Pros:
  • Tipis dan ringan, nyaman di genggam
  • Casing terbuat dari bahan Kevlar
  • Layar Super AMOLED dan sudah Gorilla Glass
  • Camera belakang 8MP, camera depan 1.3 MP, Video recording HD 1080p. Hasilnya luar biasa
  • Prosesor 1.2Ghz Dual Core
  • Sudah mendukung 16 GB storage, 1GB RAM
  • Terdapat Micro HDMI output

Cons:
  • Menggunakan MicroSIM card yang masih belum familiar di Indonesia
  • Asesoris belum begitu banyak dipasaran
  • Masih menggunakan 2.3.5 Gingerbread tetapi seharusnya akan tersedia upgrade ke ICS
Kesimpulan:
Apabila Anda mencari Android smartphone yang mempunyai layar cukup besar, tipis, ringan, camera 8MP dan Video HD Recording 1080p, berlayar SuperAMOLED dengan Gorilla Glass, bercasing kuat dengan bahan Kevlar sepertinya tidak salah memilih Motorola Droid RAZR ini. Dengan harga  Rp 5.499.000,- , spesifikasi dan kehebatan yang ditawarkan tidaklah terlalu mahal mestinya. Sementara ini Motorola Droid RAZR sudah bisa dibeli di outlet-outlet Erafone di kota Anda.
 

Welcome

PCINDOCOM

Kami ada untuk anda, kata yang cocok untuk menggambarkan situs ini dimana kami berharap bisa memenuhi kebutuhan teknisi dan pasar online saat ini.

Terimakasih

Silahkan Kunjungi : ORENZMEDIA

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!